Senin, 12 September 2022

Koneksi Antar Materi Modul 2.1







Nama CGP             : Elis Yuniati
Pengajar Praktik     : Bpk.Wiji Nugroho
Fasiitator                : Bpk Sarmatua Pardosi



Apa yang dimaksud pembelajaran berdiferensiasi ?
Menurut Tamlinson (2001:45).
Pembelajaran berdiferensiasi adalah : Usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran dikelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu.

 Pembelajaan Berdiferensiasi : Serangkaian keputusan masuk akal (common sense) yang dibuat oleh guru dengan berorentasi pada kebutuhan murid.

Penerapan pembelajaran diferensiasi  dikelas :
1. Menentukan tujuan pembelajaran.
2.Menganalisis kebutuhan belajar dengan melakukan asesmen diagnostik(Kognitif &nonkognitif)  
   berdasarkan 3 aspek (Kesiapan belajar,Minat Murid dan Profil Belajar Murid)
3. Menganalisis penerapan 3 straregi diferensiasi (konten,proses dan produk).
4.Mengimplementasikan Rencana Pembelajaran Berdiferensiasi dalam kontek pembelajaran dikelas.
5. Melakukan asessment pembelajaran yang disesuaikan tujuan pembelajaran dan kebutuhan murid.


Bagaimana Pembelajaran Berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dan membantu mencapai hasil belajar yang optomal ?
Guru dapat melakukan pemetaan kebutuhan Belajar berdasarkan 3 aspek yaitu:
- Kesiapan Belajar Murid : Guru perlu membuat kesipan belajar murid untuk mengetahui kapasitas 
   murid untuk mempelajari materi ,konsep,atau ketrampilan baru.
- Minat Belajar Murid       : Guru memberi pilihan kepada muridnya untuk belajar sesuai minat dapat 
   meningkatkan motivasi murid untuk belajar
- Profil Beajar Murid        : Guru memberikan kesempatan pada murid untuk belajar secara alami & 
   efisien bergantung dari gaya belajarnya,kecerdasan majemuk,pengaruh budaya dan lingkungannnya.

Guru dapat menerapkan 3 strategi diferensisi secara tepat
- Diferensiasi konten : Guru perlu menyesuaikan materi/konten  pembelajaran dengan kebutuhan belajar murid yang beragam.
- Diferensiasi proses  : Guru perlu memvariasikan proses belajar agar beragam sesuai dengan kebutuhan belajar murid proses ini mengacu pada bagaimana murid memahami atau memaknai apa yang dipelajari. 
- Diferensiasi produk   : Guru memodifikasi tagihan produkyang akan dihasilkan murid sesuai dengan konten yang telah mereka pelajari. 

Bagaimana koneksi antar materi pembeajaran berdiferensiasi dengan modul lain di pendidikan guru penggerak yang pernah dipelajari ?

Keterkaitan Antar Materi
1.1 Filosofi KHD, Menurut KHD pendidikan adalah Menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka sebagai manusia maupun anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagian yang setinggi-tingginya.Tugas kita sebagi guru adalah menyedikan lingkungan belajar yang memungkinkan setiap anak untuk dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal sesuai dengan kodratnya masing-masing.
1.2 Nilai & Peran Guru Penggerak, 
Nilai : Mandiri ,Reflektif,Inovatif ,Kolaboratif,Berpihak pada murid.
Peran : Mewujudkan kepemimpinan pada murid.
1.3 Visi Guru Penggerak
Menggunakan Pendekatan Inkuiri Apresiatif mealui tahapan BAGJA (Buat Pertanyaan,Ambil Pelajaran,Gali mimpi ,Jabarkan Strategi,Atur eksekusi)
1.4.Budaya Positif : Penerapan pembelajaran berdiferensiasi di sekolah akan membentuk budaya positif dengan posisi kontrol guru sebagai manajer.
2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi : Guru dapat memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi yang dapat mengakomodir keberagaman siswa melalui pemetaan kesiapan belajar,minat,dan profil belajar sehingga dapat mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid
 

KESIMPULAN
1. Pembelajaran Berdiferensiasi sangat erat kaitannya dengan proses pembelajaran yang berpihak pada 
    murid,sesuai dengan filosofi KHD.
2. Nilai -nilai yang melekat pada guru yaitu nilai mandiri,reflektif,inovatif,kolaboratif,dan berpihak 
    pada murid merupakan komponen-komponen utama dalam mewujudkan pembelajaran 
    berdiferensiasi.
3. Murid sebagai subyek pembelajar yang beragam harus terlayani dengan baik melalui visi misi yang 
    baik pula.
4. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan bagian dari Budaya Positif .